Pemerintah Kabupaten Lamongan lamongankab.go.id
BAGIAN TATA PEMERINTAHAN SETDA
informasi

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Rabu, 02 September 202633x dilihat
Foto: Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 secara adaptif untuk merespons dinamika kebijakan fiskal, sekaligus memastikan pembangunan serta pelayanan publik tetap berjalan optimal. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu (2/9) di Kantor DPRD Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menuturkan bahwa perubahan APBD diperlukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan kondisi fiskal dan kebutuhan daerah selama pelaksanaan tahun anggaran. “Penyesuaian anggaran ini kita lakukan agar kondisi fiskal tetap terjaga, sehingga target pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus kita capai secara optimal,” tutur Pak Yes. Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar 3 triliun 21 miliar 451 juta 616 ribu 650 rupiah, turun 56 miliar 950 juta 490 ribu 250 rupiah atau 1,85% dibandingkan sebelum perubahan.

Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar 3 triliun 183 miliar 169 juta 994 ribu 328,41 rupiah, meningkat 29 miliar 473 juta 769 ribu 828,41 rupiah atau 0,93%. Dengan demikian, postur perubahan APBD 2026 mengalami defisit sebesar 161 miliar 718 juta 377 ribu 678,41 rupiah. Lima arah kebijakan fiskal menjadi fokus dalam perubahan APBD 2026, yakni penguatan infrastruktur dan konektivitas kewilayahan, ketahanan pangan, sumber daya air dan pengelolaan risiko iklim, penguatan ekonomi lokal dan ekonomi produktif masyarakat, penguatan sumber daya manusia, serta lingkungan hidup dan perlindungan masyarakat.

Topik Terkait:
Hari Jadi Lamongan ke-457
SP4N-LAPOR!LAPOR PAK YES!LAPOR WBSNomor Telepon Penting